THE PHILOSOPHICAL AND LEGAL FOUNDATIONS OF HALAL PRODUCT LEGISLATION IN INDONESIA: A SYARI‘AH AND POSITIVE LAW PERSPECTIVE

Penulis

  • Abd. Hafid Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Bone
  • Siradjuddin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin Makassar
  • Rika Dwi Ayu Permitasari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin Makassar
  • Asni Zubair Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Firdaus Firdaus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
  • Asdiansyah Institut Agama Islam Negeri Bone

DOI:

https://doi.org/10.30863/alkharaj.v5i2.10664

Kata Kunci:

Legislasi Halal, Hukum Syariah, Hukum Positif, Maqāṣid al-Sharī‘ah, Filsafat Hukum

Abstrak

Indonesia,sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, merepresentasikan kasus unik dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Syariah ke dalam kerangka hukum nasional, khususnya dalam regulasi produk halal. Dengan lebih dari 86 persen populasinya memeluk Islam, permintaan akan jaminan halal tidak hanya menjadi masalah ketaatan beragama, tetapi juga hak konsumen mendasar yang tertanam dalam filsafat moral maupun hukum konstitusi.

Artikel ini mengeksplorasi landasan filosofis dan hukum dari legislasi produk halal di Indonesia melalui perspektif ganda—Syariah dan hukum positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris yang berlandaskan analisis maqāṣid al-sharī‘ah dan positivisme hukum, menguji bagaimana kerangka epistemik ini bertemu dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH).

Selanjutnya, artikel ini menganalisis sinergi kelembagaan antara Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta menilai peran bersama mereka dalam menegakkan keseimbangan etika-ekonomi. Data empiris dari tahun 2019–2025 menunjukkan bahwa produk bersertifikat halal dan ekspor Indonesia telah meningkat secara signifikan, yang mencerminkan efektivitas model regulasi hibrida ini.

Temuan penelitian menyoroti bahwa sistem halal Indonesia, meskipun berakar pada yurisprudensi Islam, juga mewujudkan rasionalitas konstitusional—di mana negara memainkan peran aktif dalam menjaga moral ekonomi melalui hukum. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa legislasi halal di Indonesia memanifestasikan sintesis etika perintah ilahi (divine command ethics) dan rasionalisme kebijakan publik, melambangkan kesatuan filosofis antara agama dan negara dalam melindungi martabat manusia dan kesejahteraan konsumen.

Referensi

Abdullahi Ahmed An-Na'im. 2008. Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari'a. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Abū al-Ḥusayn Muslim ibn al-Ḥajjāj al-Qushayrī al-Nīsābūrī. n.d. "Ṣaḥīḥ Muslim." In Kitāb al-Musāqāt, 1599. Beirut: Dār Iḥyā’ al-Turāth al-’Arabī.

ASEAN Secretariat. 2023. "ASEAN Guidelines on Halal Food." ASEAN Secretariat, 2023.

BPJPH. n.d. “Laporan Kinerja BPJPH 2025.”

———. n.d. “Statistik Sertifikasi Halal Sektor Pangan dan Kosmetik 2020–2025.”

Frizky, Andi Firmansyah dan Mochamad Yulian. 2025. "Implementation of Maqashid Syariah in the Development of the Halal Industry in Indonesia." Al-Tijarah: Journal of Islamic Business and Economics 45–60.

Hans Kelsen. 1967. Pure Theory of Law, trans. Max Knight. Berkeley: University of California Press.

Ibn Khaldūn. 2004. al-Muqaddimah, ed. ʿAlī ʿAbd al-Wāḥid Wāfī. Cairo: Dār Nahḍat Miṣr.

Indonesia Halal Consultant, SEHATI 2025. 2025. "Free Halal Certification to Boost Indonesian MSEs." indonesiahalalconsultant.com, 2025.

Jasser Auda. 2008a. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: IIIT.

———. 2008b. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.

Jihan Fadlia Azza, Moh. Muhibbin, dan Afandi. 2022. “Kedudukan Sertifikasi Halal Menurut UU No. 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal dan Peran Majelis Ulama Indonesia Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen.” Jurnal Ilmu Hukum 5 (2): 45–60.

John L. Esposito dan Natana J. DeLong-Bas. 2018. Shariah: What Everyone Needs to Know. New York: Oxford University Press.

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). 2024. “Ekspor Produk Halal Indonesia Berpotensi dalam Perdagangan Global.” kneks.go.id, 2024.

Kompilasi Fatwa Produk Halal. 2016. Majelis Ulama Indonesia. Jakarta: MUI.

M. Quraish Shihab. 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. 2 ed. Jakarta: Lentera Hati.

Mohammad Hashim Kamali. 2019. Sharī’ah Law: An Introduction. Oxford: Oneworld Publications.

Pew Research Center. 2024. The Future of the Global Muslim Population: Projections for 2010–2030. Pew Research Center. Washington, DC: Pew Research Center.

Rafiuddin Shikoh. 2025. "State of the Global Islamic Economy Report 2024/2025." New York.

Satjipto Rahardjo. 2022. "Character-Building for Law Students: Exploring Satjipto Rahardjo's Thoughts." Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter 6 (2): 112–13.

Undang-Undang Republik Indonesia. 2014. Nomor 33. Indonesia.

Diterbitkan

2025-12-02

Cara Mengutip

Abd. Hafid, Siradjuddin, Dwi Ayu Permitasari, R., Zubair, A., Firdaus, F., & Asdiansyah. (2025). THE PHILOSOPHICAL AND LEGAL FOUNDATIONS OF HALAL PRODUCT LEGISLATION IN INDONESIA: A SYARI‘AH AND POSITIVE LAW PERSPECTIVE. Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, Dan Hukum Ekonomi, 5(2), 188–198. https://doi.org/10.30863/alkharaj.v5i2.10664

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.