TELAAH HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL DALAM LAYANAN OJEK ONLINE DI SITUBONDO

Authors

  • Ilzam Rozadi STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo
  • Mustaqim Makki STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo
  • Faizul Abrori STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

DOI:

https://doi.org/10.30863/alkharaj.v5i1.8983

Keywords:

Hukum Ekonomi Syariah, Pembayaran Digital, Ojek Online, Situbondo, Transaksi Syariah

Abstract

Abstract       

This research aims to analyze the digital payment system in online motorcycle taxi services in Situbondo based on a sharia economic law perspective. The development of digital technology has driven significant changes in transaction systems, including in the transportation sector. Online motorcycle taxi services in Situbondo have adopted many digital payment methods such as electronic wallets (e-wallets) and bank transfers. This research uses a qualitative approach with field study methods and interviews with driver partners, service users and local ulama figures. The research results show that the digital payment system provides convenience and efficiency, but also raises several sharia issues, such as unclear contracts, potential usury in the cashback system, and transaction security. From the perspective of sharia economic law, there are three contracts in the digital payment system, including the ijarah contract, wakalah bil ujrah, qardh or wadiah and can be accepted as long as they fulfill principles such as clarity of contract (valid contract), does not contain usury, gharar (uncertainty), and maisir (speculation). Therefore, it is necessary to strengthen sharia financial literacy and clearer regulations to ensure the conformity of digital services with sharia principles.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembayaran digital dalam layanan ojek online di Situbondo berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem transaksi, termasuk di sektor transportasi. Layanan ojek online di Situbondo telah banyak mengadopsi metode pembayaran digital seperti dompet elektronik (e-wallet) dan transfer bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan dan wawancara terhadap mitra pengemudi, pengguna layanan, serta tokoh ulama setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran digital memberikan kemudahan dan efisiensi, namun juga menimbulkan beberapa isu syariah, seperti ketidakjelasan akad, potensi riba dalam sistem cashback, dan keamanan transaksi. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, sistem pembayaran digital terdapat tiga akad diantaranya akad ijarah, wakalah bil ujrah, qardh atau wadiah dan dapat diterima selama memenuhi prinsip-prinsip seperti kejelasan akad (akad yang sah), tidak mengandung riba, gharar (ketidakpastian), dan maisir (spekulasi). Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi keuangan syariah serta regulasi yang lebih jelas untuk menjamin kesesuaian layanan digital dengan prinsip-prinsip syariah.

References

Fadilla, Fahreza. 2019. “Analisis Penerimaan Layanan Go-Food Pada Aplikasi Go-Jek Berdasarkan Perspektif Hukum Islam.†Repository.Uinjkt.Ac.Id. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47731.

Ferinaldy, Ferinaldy, Muslikh Muslikh, and Nurul Huda. 2019. “Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Kendali Perilaku Dan Religiusitas Terhadap Intensi Menggunakan Uang Elektronik.†Ekspansi: Jurnal Ekonomi, Keuangan, Perbankan dan Akuntansi 11(2): 211–22.

Haikal, Mohammad, and Sumardi Efendi. 2024. “Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah Dalam Undang-Undang Perbankan Syariah.†MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum 4(1): 26–39.

Husniyyah, Uyuunul. 2020. “Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Akad Jual Beli Online Pada Layanan Go-Mart Di Aplikasi Go-Jek.†Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah 2(2): 105–22. https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/iqtis/article/view/182.

Rahmah, M. 2021. “Diskon Gopay Pada Aplikasi Online Gojek Perspektif Fikih Muamalah.†Etheses.Uin-Malang.Ac.Id. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/28062%0Ahttp://etheses.uin-malang.ac.id/28062/1/17220095.pdf.

Rika Widianita, Dkk. 2023. “No AKAD PEMBAYARAN GO-PAY PADA APLIKASI GOJEK DI TINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Title.†AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam VIII(I): 1–19.

Tiara, Hasanah Lawang, and Muh Aidil Sudarmono R. 2021. “Analisis Perbandingan Transaksi Pembayaran Gopay Dan Cash Pada Aplikasi Gojek Dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Di Kota Makassar.†Jurnal Tana Mana 2(1): 46–48.

Yunus, Muh, Andi Darmawangsa, and M Akil. 2025. “OJEK ONLINE MAXIM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH ( Studi Kasus Di Makassar ).†4(1).

Fadilla, Fahreza. 2019. “Analisis Penerimaan Layanan Go-Food Pada Aplikasi Go-Jek Berdasarkan Perspektif Hukum Islam.†Repository.Uinjkt.Ac.Id. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47731.

Yunus, Muh, Andi Darmawangsa, and M Akil. 2025. “OJEK ONLINE MAXIM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH ( Studi Kasus Di Makassar ).†4(1).

Albi Anggito & Johan Sitiawan:2018:7.Metodelogi Penelitian Kualitatif.Suka bumi:CV JEJAK, 2018.Online

Sugiyono: 2017: 227.Metodelogi Penelitian (Pendekatan Kualitatif, dan R&D).Bandung:ALFABEL

Downloads

Published

2025-06-15

How to Cite

Rozadi, I., Makki, M., & Abrori, F. (2025). TELAAH HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL DALAM LAYANAN OJEK ONLINE DI SITUBONDO. Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, Dan Hukum Ekonomi, 5(1), 110–124. https://doi.org/10.30863/alkharaj.v5i1.8983

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.