Tingkat Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Sound Gigantic (Sound Horeg) dalam Karnaval di Kabupaten Malang

Authors

  • Ahmad Wildan Suhala Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang
  • Aditya Prastian Supriyadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Miftahul Huda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.30863/ekspose.v24i1.8954

Keywords:

Kesadaran hukum, Sound Horeg, Kebisingan, Perda Malang, Pengendalian Kebisingan, Pelaku Usaha

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran hukum pelaku usaha sound horeg di Kecamatan Gondanglegi dalam konteks penerapan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kebisingan Lingkungan. Sound horeg merupakan usaha penyewaan sound system dengan volume tinggi yang sering digunakan dalam acara karnaval, namun penggunaannya menimbulkan kebisingan berlebihan yang berdampak negatif pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha sound horeg memiliki kesadaran hukum yang rendah, ditandai dengan penolakan terhadap batas maksimal kebisingan 60 desibel dan kurangnya pemahaman mengenai perizinan serta sanksi yang berlaku. Faktor penyebab rendahnya kesadaran hukum antara lain adalah keterbatasan sosialisasi dan edukasi dari pemerintah, tingkat pendidikan yang rendah, budaya usaha yang sudah terbentuk, faktor ekonomi yang mendorong pelaku usaha mengabaikan aturan demi kelangsungan bisnis, serta pengawasan dan penegakan hukum yang belum optimal. Dampak dari rendahnya kesadaran hukum ini meliputi gangguan ketertiban umum, masalah kesehatan masyarakat, dan potensi konflik sosial antara pelaku usaha dan warga sekitar. Penelitian merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan edukasi hukum, penguatan pengawasan dan penegakan hukum secara konsisten, serta kolaborasi antara pemerintah aparat kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat. Pendekatan yang menggabungkan penegakan hukum dengan pembinaan dan pemberian insentif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum pelaku usaha sound horeg secara berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan usaha yang tertib dan harmonis di Kecamatan Gondanglegi

References

Anggriawan, Teddy Prima, ‘Perlindungan Konsumen Pangan Pada Negara Mayoritas Muslim Ditinjau Dari Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan’, Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian Dan Penelitian Hukum, 2.2 (2021), pp. 48–60, doi:10.37631/widyapranata.v2i2.243

Belakang, A Latar, ‘Harianto , †Analisis Minat Pelaku Usaha Sound System Terhadap Aplikasi Record Adobe Auditiondi Desa Jetis Lor Kecamatan Nawangan†(Skripsi --Pendidikan Informatika STKIP PGRI, Pacitan, 2020), h.2. 1’, pp. 1–25

Fithri, Prima, and Indah Qisty Annisa, ‘Analisis Intensitas Kebisingan Lingkungan Kerja Pada Area Utilities Unit PLTD Dan Boiler Di PT.Pertamina RU II Dumai’, Jurnal Sains, Teknologi Dan Industri, 12.2 (2015), pp. 278–85

Hukum, Kesadaran, Masyarakat Terhadap, Kewajiban Menyalakan, Lampu Utama, D I Siang, Hari Pada, and others, ‘Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Kewajiban Menyalakan Lampu Utama Di Siang Hari Pada Kendaraan Roda Dua Di Kota Jambi’, 2023

Hutabarat, Apdal, Dedi Harianto, and Universitas Sumatera Utara, ‘PENGGUNAAN SPEAKER AKTIF DI LINGKUNGAN MASYARAKAT’, pp. 39–50

Hutama, Vina, and Virly Vidiasti Sabijanto, ‘Meningkatkan Kesadaran Hukum Di Kalangan Masyarakat Marginal Melalui Penyuluhan’, Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 2.2 (2023), pp. 212–18, doi:10.57251/multiverse.v2i2.1130

Della Lesgasevia, Sinta, ‘ANALISIS HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SOUND SYSTEM YANG MELEBIHI BATAS (SOUND HOREG)(Studi Kasus Wilayah Hukum Kecamatan Karangploso)’ (Universitas Muhammadiyah Malang, 2024)

Nasution, Muslih, ‘Ambang Batas Kebisingan Lingkungan Kerja Agar Tetap Sehat Dan Semangat Dalam Bekerja’, Buletin Utama Teknik, 15.1 (2019), pp. 87–90

amdhani, Hanin D W I, ‘BERSERTIFIKASI HALAL ( Studi Kasus Toko Kosmetik Di Purwokerto ) SKRIPSI’, 2024

Rusjadi, Dodi, and Maharani Palupi, ‘Kajian Metode Sampling Pengukuran Kebisingan Dari Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996’, Jurnal Standardisasi, 13.3 (2011), p. 176, doi:10.31153/js.v13i3.43

Sari, Meivi Kartika, and Eny Sulistyowati, ‘Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Berkaitan Kepemilikan Sertifikat Halal Pada Produk Olahan Pangan’, Novum : Jurnal Hukum, 7.1 (2020), p. 36

Shahzad, Muhammad Farrukh, Shuo Xu, Weng Marc Lim, Xingbing Yang, and Qasim Raza Khan, ‘Artificial Intelligence and Social Media on Academic Performance and Mental Well-Being: Student Perceptions of Positive Impact in the Age of Smart Learning’, Heliyon, 10.8 (2024), doi:10.1016/j.heliyon.2024.e29523

Sinlae, Kelly Yolanda, Siti Ramlah Usman, and Helsina Fransiska Pello, ‘Studi Tentang Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Terhadap Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Dalam Pelaksanaan Kegiatan Perdagangan Usaha Kios Di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan’, Jurnal Hukum Bisnis, 13.03 (2024), pp. 1–10

ulistyowati, Sulistyowati, and Kusnul Kusnul, ‘Studi Fenomenologi Dinamika Carnival Sound System Di Beberapa Kecamatan Kabupaten Malang’, Humanities Horizon, 1.1 (2024), pp. 14–

Wijaya, Indra, ‘Penegakan Hukum Pembatasan Sound Pressure Level Pada Karnaval Sound System’, Jurnal Panorama Hukum, 7.2 (2022), pp. 192–200, doi:10.21067/jph.v7i2.7836

Penegakan Hukum Pembatasan Sound Pressure Level Pada Karnaval Sound System ’, Jurnal Panorama Hukum, 7.2 SE-Articles (2022), pp. 192–200, doi:10.21067/jph.v7i2.7836

Published

2025-06-11

Issue

Section

Articles