Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Pada Materi Faktorisasi Suku Aljabar

Darmanto Minggele* -  , Indonesia

DOI : 10.30863/ekspose.v18i1.369

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan motivasi belajar pada materi faktorisasi suku aljabar siswa kelas VIII. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan Four - D yang terdiri dari 4 fase, yaitu: (1) Pendefinisian (Define), (2) Perencanaan (Design), (3) Pengembangan (Develop), (4) Penyebaran (Disseminate) namun ini tidak dilaksanakan. Subjek Penelitian siswa kelas VIII MTs N Sumber Bungur Pamekasan. Perangkat yang dikembangkan RPP, LKS, dan THB telah divalidasi dan diperoleh hasil dengan kategori baik, sedangkan setiap butir soal THB yang disusun telah memenuhi kriteria valid dengan nilai > 0,4, reliabel dengan nilai 0,511 dan nilai sensitifitas setiap butir soal ≥ 0,342, dan THB digunakan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Berdasarkan data yang yang diperoleh, hasil nilai observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sebesar 3,6 pada pertemuan pertama, 4 pada pertemuan kedua, 3,8 pada pertemuan ketiga, dan 4 pada pertemuan keempat. Nilai tersebut masuk dalam kategori baik. Aktivitas siswa pada setiap pertemuan tergolong dalam kategori efektif. Respons siswa positif yang diketahui dari jumlah siswa yang memberikan respons positif ≥80% untuk setiap aspek. Ketuntasan belajar klasikal telah tercapai karena  80% siswa dalam kelas mendapatkan nilai lebih dari KKM yang telah ditentukan yaitu 75. Dari analisis deskriptif yang dilakukan untuk mengetahui perbandingan peningkatan (gain) motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, diperoleh skor peningkatan (gain) motivasi belajar untuk kelompok eksperimen lebih besar dari kelas kontrol yaitu 0,41 (kategori sedang) pada kelas eksperimen dan 0,18 (kategori rendah) pada kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pembelajaran konvensional.

Abstract

This study is aimed to produce STAD type cooperative learning set to increase learning motivation on algebra term factorization material for eighth grade students. The procedure of learning set development refers to four-D development model that consist of four phases, those are: (1) Definition, (2) Design, (3) Development, (4) Dissemination, yet, it is not be done. Subject of the study are eighth grade students of MTs N Sumber Bungur Pamekasan. Learning sets to be developed are lesson plans (RPP), Students’ work sheets (LKS), learning outcome test (THB) which have been validated and obtained result with good category, whereas every learning outcome test (THB) question items arranged have fulfilled valid category with value > 0.4, reliable with value 0.511 and sensitivity value in every question items ≥ 0.342 learning outcome test (THB) used to know the effectiveness of STAD type cooperative learning.Based on obtained data, observation value results of teacher’s ability to manage learning is 3.6 on the first meeting, 4 on the second meeting, 3.8 on the third meeting, ad 4 on the fourth meeting. The results included on good category. Students’ activities on every meeting are classified on effective category. Students’ responses are positive known from number of students who give positive response ≥ 80 % for every aspect. Classical learning completeness has been achieved because ≥ 80 % of students in the class get score more than minimal completeness criteria (KKM) that have set (75). From descriptive analysis that had been done to know the ratio of the increasing of students’ learning motivation before and after treatment between experiment class and control class, obtained increasing score for learning motivation on experiment group is bigger than class control: 0.41 (medium category) on experiment class and 0.18 (low category) on control class. It shows that STAD type cooperative learning is better than conventional learning. Questionnaire responses of students in the first cycle there were 15 items with an overall percentage of 77.36% and in the second cycle 81.53%.

Keywords
Meningkatkan Motivasi Belajar; Materi Faktorisasi Suku Aljabar; Pengembangan Perangkat; Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
  1. Amri, Sofan. Pengembangan Dan Model Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka, 2013.
  2. Apino, Ezi. “Meningkatkan Toleransi Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Guided Discovery Setting Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share,” 2016.
  3. Arends, Richard. Classroom Instruction and Management. McGraw-Hill Companies, 1997.
  4. Hobri, H. Metodologi Penelitian Pengembangan (Aplikasi Pada Penelitian Pendidikan Matematika). Jember: Pena Salsabila, 2010.
  5. Indonesia, Presiden Republik. Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Pub. L. No. 20, 79 (2003).
  6. Isjoni, H. Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta, 2009.
  7. Kartianom, K, and Heri Retnawati. “Why Are Their Mathematical Learning Achievements Differents? Re- Analysis TIMSS 2015 Data In Indonesia, Japan, and Turkey.” International Journal on New Trends in Education and Their Implications 9, no. 2 (2018): 33–46.
  8. Kartianom, Kartianom, and Djemari Mardapi. “The Utilization of Junior High School Mathematics National Examination Data: Conceptual Error Diagnosis.” REiD (Research and Evaluation in Education) 3, no. 2 (2018).
  9. Langgulung, Hasan. Manusia Dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologi, Filsafat Dan Pendidikan. Al Husna Zikra, 1995.
  10. Nur, Moh. “Pemotivasian Siswa Untuk Belajar.” Surabaya: University Press-Universitas Negeri Surabaya, 2001.
  11. Retnawati, Heri, Hasan Djidu, Ezi Apino, Kartianom Kartianom, and Risqa D Anazifa. “Teachers’ Knowledge about Higher-Oeder Thinking Skills and Its Learning Strategy.” Problems of Education in the 21st Century 76, no. 2 (2018).
  12. Schunk, Dale H. Learning Theories an Educational Perspective Sixth Edition. Pearson, 2012.
  13. Slavin, Robert E. Psikologi Pendidikan Teori Dan Praktik. Jakarta: Indeks, 2011.
  14. Suprapti, Endang. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Model Kooperatif Tipe STAD Dengan Media Powerpoint Ispring Pada Materi Jajargenjang, Layang-Layang Dan Trapesium Di Kelas VII SMP.” MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology 1, no. 1 (2016): 57–68.
  15. Tiro, Muhammad Arif. Cara Efektif Belajar Matematika. Makassar: Andira Publisher, 2010.
  16. Wijayanti, Indra Kusuma, and Heri Retnawati. “Pengembangan Bahan Ajar Dengan Pendekatan Kontekstual Model Pembelajaran Active Joyful Effective Leraning Pada Materi Segiempat Dan Segitiga Kelas VII Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa.” Jurnal Pendidikan Matematika-S1 6, no. 7 (2017): 73–83.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-07-24
Published: 2019-07-24
Section: Articles
Article Statistics: 391 428